Menurut Kantor Berita ABNA, Abu Alaa Al Walai, Kamis (1/7/2021) di akun Twitternya bersumpah untuk menuntut balas darah pasukannya yang gugur dalam serangan jet tempur AS ke markas Hashd Al Shaabi di perbatasan Irak-Suriah baru-baru ini.
“Kami umumkan mulai sekarang kami tidak menerima lagi perantara. Kami sendiri yang menentukan waktu dan tempat pembalasan ini. Balasan yang akan menenangkan hati orang-orang Mukmin, dan para penjajah tidak akan bergembira,” imbuhnya.
Serangan jet tempur AS ke markas Hashd Al Shaabi di perbatasan Irak-Suriah menyebabkan empat tentara Irak gugur. (HS)
342/